Cinta Sang Penjaga Telaga

Buku ini berkisah tentang cinta seorang anak desa yang merantau ke kota untuk menuntut ilmu. Keadaan keluarganya yang kurang mampu membuatnya harus berusaha keras untuk mencari uang demi kuliahnya. Ditambah lagi dengan munculnya orang yang tidak suka dengan dirinya dan berusaha untuk mempersulitnya…

Ceritanya sederhana, mengena dengan unsur kehidupan di sekitar yang ada. Banyak pelajaran kehidupan yang dapat diambil. Cool… ^^

Emak Ingin Naik Haji

Walaupun rada telat, akhirnya nemu juga buku ini..
Bukunya Mba Asma emang selalu top markotop dah..
Tapi sayang, banyak cerpen yang udah pernah Ina baca di buku kumcer ini..
Nggak papa deh, cerita Emak Ingin Naik Haji ini cukup bisa menghilangkan kekecewaan Ina… ^^

Sandiwara Langit

Buku ini menceritakan seorang ikhwan yang begitu sholeh yang akhirnya bisa menikahi akhowat yang juga sholehah. Namun hidup ternyata tidak selalu semulus yang diharapkan. Berbagai cobaan hidup mendera kehidupan rumah tangga mereka. Mulai dari janji pernikahan selama 10 tahun, kehancuran pabrik roti yang dibangun dari nol oleh mereka, juga perceraian yang memilukan…

Hahaha, lebay juga ni bahasa Ina.. ^^
Tapi serius, ni buku bagus ‘n menyentuh banget… Banyak pelajaran agama dan hikmah yang bisa diambil dari buku ini…

Sisi Lain Seorang Ayah

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya,,,
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil,
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi..

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu..

Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu..
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan
untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

Papa telah menyelesaikan tugasnya….

Papa, Ayah, Abi, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..

HIDUP PAPA, AYAH, BAPAK, ABI….

Aku Malu Menjadi Wanita

“Wanita itu ibarat buku yang dijual di toko buku,” kata Ukhti Liana, mentor rohaniku ketika SMA.
Ia melanjutkan ceritanya “Begini asosiasinya. Di suatu toko buku, banyak pengunjung yang datang untuk melihat-lihat buku. Tiap pengunjung memiliki kesukaan yang berbeda-beda. Karena itulah para pengunjung tersebar merata di seluruh sudut ruangan toko buku. Ia akan tertarik untuk membeli buku apabila ia rasa buku itu bagus, sekalipun ia hanya membaca sinopsis ataupun referensi buku tersebut. Bagi pengunjung yang berjiwa pembeli sejati, maka buku tersebut akan ia beli. Tentu ia memilih buku yang bersampul, karena masih baru dan terjaga. Transaksi di kasir pun segera terjadi. “

“Iya, terus kak..?” kataku dan teman-teman, dibuat penasaran olehnya.

“Nah, bagi pengunjung yang tidak berjiwa pembeli sejati, maka buku yang ia rasa menarik bukannya ia beli, justru ia mencari buku dengan judul sama tapi yang tidak bersampul. Kenapa? Kerena untuk ia baca saat itu juga. Akibatnya, buku itu ada yang terlipat, kusam, ternoda oleh coretan, sobek, baik sedikit ataupun banyak. Bisa jadi buku yang tidak tersampul itu dibaca tidak oleh seorang saja. Tapi mungkin berkali-kali, dengan pengunjung yang berbeda tetapi berjiwa sama, yaitu bukan pembeli sejati alias pengunjung iseng yang tidak bertanggung jawab. Lama kelamaan, kasianlah buku itu, makin kusam hingga banyak yang enggan untuk membelinya,” cerita ukhti Liana.

“Wanita itu ibarat buku. Jika ia tersampul dengan jilbab, maka itu adalah ikhtiar untuk menjaga akhlaknya. Lebih-lebih kalau jilbab itu tak hanya untuk tampilannya saja, tapi juga menjilbabkan hati.

Subhanallah!
Pengunjung yang membeli adalah ibarat suami, laki-laki yang telah Allah siapkan untuk mendampinginya menggenapkan ½ diennya. Dengan gagah berani dan tanggung jawab yang tinggi, ia bersedia membeli buku itu dengan transaksi di kasir yang diibaratkan pernikahan. Bedanya, pengunjung yang iseng, yang tidak berniat membeli, ibarat laki-laki yang kalau zaman sekarang bisa dikatakan suka pacaran. Menguak-nguak kepribadian dan kehidupan sang wanita hingga terkadang membuatnya tersakiti, merintih dengan tangisan, hingga yang paling fatal adalah ternodai dengan free-sex. Padahal tidak semua toko buku berani menjual buku-bukunya dengan fasilitas buku tersampul. Maka, tentulah toko buku itu adalah toko buku pilihan. Ia ibarat lingkungan, yang jika lingkungan itu baik maka baik pula apa-apa yang ada didalamnya. ” kata ukhti Liana.

“Wah, kalau begitu jadi wanita harus hati-hati ya?” celetuk salah satu temanku.

“Hmm, apakah apa pun di dunia ini bakal dapet yang seimbang ya, kak? Kayak itu deh, buku yang tersampul dibeli oleh pembeli yang bertanggung jawab. Itukan perumpamaan wanita yang baik dan terjaga akhlaknya juga dapat laki-laki yang baik, bahkan insyallah mapan, sholeh, pokoknya yang baik-baik juga. Gitu ya, kak?” kata temanku.

“Benar. Seperti janji Allah SWT, “Wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanit yang baik adalah untuk laki-laki yang
baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (An-Nur:26). Dan, hanya Allah yang tak menyalahi janji.” penjelasan ukhti Liana.
***

Empat tahun berselang. Diskusi itu masih mengena di hatiku. Hingga pada suatu malam, pada suatu muhasabah menyambut usia yang bertambah, “Ya Allah… Tahu begini, Aku malu jadi wanita. ” bisikku.
Menjadi wanita adalah amanah. Bukan amanah yang sementara. Tapi amanah sepanjang usia ini ada. Pun menjadi wanita baik itu tak mudah. Butuh iman dan ilmu kehidupan yang seiring dengan pengalaman.

Benar. Menjadi wanita adalah pilihan. Bukan aku yang memilihnya, tapi Kau yang memilihkannya untukku. Aku tahu, Allah penggenggam segala ilmu. Sebelum Ia ciptakan aku, Ia pasti punya pertimbangan khusus, hingga akhirnya saat kulahir ke dunia, Ia menjadikanku wanita. Aku sadar, tidak main-main Allah mengamanahkan ini padaku. Karena kutahu, wanita adalah makhluk yang luar biasa. Yang dari rahimnya bisa terlahir manusia semulia Rasulullah atau manusia sehina Fir’aun.

Kalau banyak orang lain merasa bangga menjadi wanita, karena wanita layak dipuja, karena wanita cantik memesona, karena wanita bisa dibeli dengan harta, karena wanita cukup menggoda, dan lain sebagainya, maka justru sebaliknya, dengan lantang aku berkata.. “aku malu menjadi wanita!”

Ya, Aku malu menjadi wanita, kalau faktanya wanita itu gampang diiming-iminggi harta dengan mengorbankan harga dirinya. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata wanita itu sebagai sumber maksiat, memikat, hingga mengajak pada jalan sesat. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata dari pandangan dan suara wanita yang tak terjaga sanggup memunculkan syahwat. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata tindak tanduk wanita sanggup membuahkan angan-angan bagi pria. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata wanita tak sanggup jadi ibu yang bijak bagi anaknya dan separuh hati mendampingi perjuangan suaminya.

Sungguh, aku malu menjadi wanita yang tidak sesuai dengan fitrahnya. Ya, Aku malu jika sekarang aku belum menjadi sosok wanita yang seperti Allah harapkan. Aku malu, karena itu pertanda aku belum amanah terhadap titipan Allah ini. Entahlah, dalam waktu 19 tahun ini aku sudah menjadi wanita macam apa. Aku malu.. Bahkan malu ini berbuah ketakutan, kalau-kalau pada hari akhir nanti tak ada daya bagiku untuk mempertanggungjawab kan ini semua.

Padahal, setahuku dari Bunda Khadijah, Aisyah dan Fatimah, wanita itu makhluk yang luar biasa, penerus kehidupan. Dari kelembutan hatinya, ia sanggup menguak gelapnya dunia, menyinari dengan cinta. Dari kesholehan akhlaknya, ia sanggup menjaga dunia dari generasi-generasi hina dengan mengajarkannya ilmu dan agama. Dari kesabaran pekertinya, ia sanggup mewarnai kehidupan dunia, hingga perjuangan itu terus ada.

Allah, maafkan aku akan kedangkalan ilmuku dan rendahnya tekadku. Aku berlindung pada-Mu dari diriku sendiri. Bantu aku Rabb, untuk tak lagi menghadirkan kelemahan-kelemahan diri saat aku ada di dunia-Mu. Hingga kelak aku akan temui-Mu dalam kebaikan akhlak yang kuusahakan. Ya, wanita sholehah..”

Maafkan Aku…

Ya Allah,
Tadi subuh kuhadapkan tubuh dan wajah ini kepada-Mu.
Bacaan demi bacaan terucap dari mulutku.
Namun ternyata … hati ini tak tertuju kepada-Mu

Ya Allah
Sebelum makan pagi kusebut nama-Mu
Setelahnya pun terucap doa dari mulutku
Namun ternyata … itu semua hanya ucapan belaka
Sedang hati ini melayang jauh entah ke mana

Ya Allah
Di tengah hari tadi kuberjamaah menghadap-Mu
Doa-doa itu kembali kuulangi dan kubaca
Namun ternyata tak satu persen pun hati ini ingat kepada-Mu
Yang terbayang adalah urusan kantor, rumah, dan pertemanan

Ya Allah
Petang tadi Engkau kembali memanggil-manggil diriku
Kudatangi tempat orang berkumpul tuk menghadap-Mu
Dalam ruku? dalam sujud lagi-lagi doa itu terucap di luar kepala
Dan ternyata … hati ini malah merencanakan kegiatan esok pagi

Ya Allah
Kusantap lezat hidangan makan malam itu
Kucoba semua menu hingga perut terasa kenyang
Hingga akupun bersendawa dan kuucap Alhamdulillah
Namun ternyata … tak bertaut sama sekali hati ini kepada-Mu

Ya Allah
Barulah menjelang kupejamkan mata ini
Aku benar-benar berbicara kepada-Mu
Aku sunggu-sungguh sadar sedang bermohon kepada-Mu
Tidak hanya berupa ucapan, tetapi jauh dari dasar lubuk hati ini

Sudilah kiranya Engkau mengampuniku
Yang telah meremehkan dan menyepelekan-Mu
Yang telah berpura-pura berbicara kepada-Mu
Yang telah berngga ria di hadapan-Mu
Yang terlihat seperti mendekat kepada-Mu
Yang ternyata sungguh masih jauh dari-Mu

Seandainya Engkau tiada Maha Pemurah
Sikapku kepada-Mu sepanjang pagi hingga malam ini
Tentu telah membuat Engkau tidak menyukaiku

Ya Allah
Maafkan aku …

by Agung 201105 @dudung.net

10 Obat Wajib “Puskesmas Hati”

Udah tahu blom …..? Klo DinKes alias dinas kesehatan di berbagai Provinsi, telah meresmikan sebuah pusat kesehatan masyarakat yang namanya ”Puskesmas Hati”. Apa aja sih … Persediaan obat-obat wajib, yang harus tersedia di puskesmas ini? qt lihat yu…u..k daftar obatnya.

10 Obat Wajib ”PUSKESMAS HATI”

1. Asam manfaat (aslinya: asam mefenamat)
Untuk menghilangkan rasa sakit karena disakiti orang lain. Mempunyai banyak manfaat seperti analgesik (penghilang rasa nyeri) dan anti inflamasi (anti radang) di hati anda.

2. Antasud (aslinya: Antasid)
Diberikan bersamaan dengan asam manfaat. Antasud mengandung ekstrak AntaSudiMaapin yang dapat menetralkan asam-asam di hati karena sakit hati anda dengan orang lain. Jika AntaSudiMaapin dapat diserap oleh lambung yang ada dalam jiwa anda, maka sakit2 hati yang selama ini terjangkit pada diri anda, akan hilang dengan mudah.

3. DMP alias Dilarang Menggoda Perempuan (aslinya: Dextrometorphan/ DMP)
Digunakan pada penderita batuk-batuk berdehem (ehm…hmm.. .m..) bila melihat cewe’ cantik. DMP harus segera diberikan pada saat serangan terjadi. Obat ini juga mengandung MikirLitik (litik: menghancurkan) yang dapat menghilangkan pikiran-pikiran yang tidak pada tempatnya.

4. Vit C (Cinta)
Sebagai antioksidan yang mudah dan murah didapatkan. Vit C sangat dianjurkan untuk mencegah berbagai penyakit terutama penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus-virus hati. Virus dapat dengan mudah menyerang tubuh Qt apabila imun sedang berada dalam kondisi lemah atau tidak stabil. Virus2 hati yang dapat menimbulkan rasa benci, dendam, hasud dan dengky sebenarnya dapat dengan mudah dihindari bila imun Qt bagus, Oleh Karena itu konsumsi vit cinta Illahi secara teratur dapat mencegah Qt dari penyakit-penyakit virus hati..

5. A-SyukurVir (aslinya: Asiklovir)
Anti virus ini dengan efektif dapat memotong replikasi Dengky virus, yang memang akhir2 ini banyak menjangkiti manusia. Dengan A SyukurVir… .dengky virus tidak akan dapat bertahan hidup lama ditubuh anda.

6. CTM (Come To Me alias berserah diri) (aslinya: Clortameton/ CTM)
Mengatasi segala macam alergi terhadap alergen2 duniawi. CTM dengan mudah dapat menghilangkan rasa gatal, pedih dan kemerahan di kulit jiwa anda. Efek sampingnya dapat menyebabkan efek terlelap dalam kasih sayangNya.

7. Dosa_methason (aslinya: dexamethason)
Mengandung KortikoSerahDiri (aslinya: kortikosteroid) yang dapat meminimalisir inflamasi (meradangnya) dosa-dosa anda. Digunakan ketika anda mengalami inflamasi dosa yang hebat dan berat. diminum 1x sehari saja di ⅓ malam terakhir.
8. Neurotropik
Mengandung vit B1 (Beriman), B6 (Banyak Beramal, Banyak Berinfak, Belajar Bersimpati) & B12 (Bikin Banyak keBajikan, Berusaha rajin Berpuasa, Biasakan Bertawadhu, tidak Bosan Bersabar, menebar Berkasih-sayang) dapat mengasah neuron2/ syaraf2 anda agar lebih peka terhadap sekeliling anda.

9. Amuk_Si_Silin (aslinya: Amoxicillin)
Antibiotik yang dapat mencegah mengamuknya kuman-kuman masyarakat yang dapat merugikan masyarakat lainnya dan diri anda sendiri.

10. a Doa_Nalin injeksi (aslinya: Adrenalin injeksi/suntikan)
Mencegah terjadinya Syok anafilaktik akibat depresi karena keinginan anda yang tidak tercapai. Dengan adoanalin injeksi yang langsung di suntikkan kedalam pembuluh darah anda untuk menuju sang Pencipta, insya Allah Doa-doa anda akan terkabulkan. Obat ini harus rutin digunakan dengan dosis maksimal.

Ditambah 1 prinsip hidup sehat yaitu
”Health Life Style”
Perilaku sehat yang dapat menghindarkan anda dari segala penyakit hati. Oleh karena itu biasakan gaya hidup sehat dengan melakukan 5 wajib 4 sempurna setiap harinya yaitu wajib shalat 5 waktu Plus 4 ibadah penyempurnanya QT PuAs ” (Qiyamul Lail, Tilawah, Puasa, Shalat Sunah)
Nah…….Dah tau khan sekarang ;) ,Jadi untuk anda atau teman-teman anda yang yang menderita berbagai penyakit ini, coba aja berobat di ‘puskesmas hati’ ini dan tebus obatnya di ‘apotik hati’. Semoga lekas sembuh… ^^

sumber: dudung.net