Bumi Cinta

Buku baru Kang Abik yang keren (seperti biasa)..
Kali ini Kang Abik mengajak jalan-jalan ke daerah Moskow dan sekitarnya, dengan seseorang yang bernama Ayyash..
Penuturan sang penulis yang runut dan sangat detil bikin pembaca seperti sedang barada di Moskow..
Ina bisa membayangkan apartemen tempat Ayyash tinggal, kampusnya, dan tempat-tempat lainnya..
Tapi ada satu yg bikin Ina geregetan: akhir dari novel ini agak nggantung!!
But over all, tetep keren.. ^_^

Membongkar Rahasia Ikhwan Nyebelin

Akhirnya, buku yang udah dicari bertahun-tahun ketemu & kebeli juga!!! ^_^

Buku bagus yang bisa bikin kita (para wanita, akhwat, atau apapun sebutannya) bisa waspada sama ikhwan-ikhwan yg masuk kategori nyebelin..
Kita juga jadi tahu seluk beluk ttg makhluk lain bernama ikhwan itu, yang
pastinya beda bgt sama akhwat..

Gaya bahasanya santai, nyentuh banget sama kehidupan sehari-hari..
Keren lah pokoknya!! d^_^b

Karenamu Aku Cemburu

Sebuah buku keren persembahan Mba Asma dkk yg “cewek banget”..

Dari sini kita bisa belajar bagaimana cara memenejemen rasa cemburu dengan cara yg cantik, anggun, dan sehat..

Karena cemburu itu baru bisa jadi “bumbu penyedap” yang bikin nikmat kalau dikelola dengan baik dan jumlahnya proporsional.. ^_^

Maafkan
Jika senyumku tersembunyi di balik air mata
Dan kata-kata mesra menjadi tanpa daya
Karena terperangkap dalam prasangka
Tapi Tuhan tahu
Cinta yang kupunya
Lebih berwarna
Dari yang kau kira..
(Asma Nadia – Karenamu Aku Cemburu)

Download Audio: Keajaiban Shodaqoh (Ustadz Zainal Abidin, Lc) New!!!

Berikut adalah rekaman kajian Al-Ustadz Zainal Abidin, Lc yang di selenggarakan di Masjid Raya Nurul I’Tishom (Perum Duta Kranji Bintara, Bekasi) pada ahad kemarin 24 Oktober 2010 dengan tema kajian ” Keajaiban Sodaqoh “

Silahkan antum download di sini.

Semoga bermanfaat.

Donasi Tanggap Bencana Merapi 2010

Banyak bencana yang melanda di Indonesia, salah satunya adalah bencana meletusnya gunung merapi. Korban pun berjatuhan dan banyak warga yang mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.Mari tunjukkan kepedulian kita terhadap sesama, apalagi mereka adalah saudara kita seiman.

Anda dapat menyalurkan bantuan melalui kami dalam bentuk uang.
Bantuan dapat disalurkan ke:

Rekening BNI UGM Yogyakarta
Nomor rekening 0125792540 a.n. Devi Novianti

Rekening Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta
Nomor rekening 0947008920 a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro

Rekening Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705
Nomor rekening 137-00-065.4879-2 a.n. Bintoro

Rekening BCA
Nomor rekening 0130537146 a.n. Hanif Nur Fauzi

Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:

Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi

Ke nomor :

0852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.)

atau

0856 4305 2159 (Nizamul Adli)

Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaa..

-Donasi Peduli Umat-

Divisi Dakwah Masyarakat
Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA)

Informasi Selengkapnya:
~ http://ypia.or.id/tanggap-bencana-merapi-2010.html
~ http://www.facebook.com/pages/Donasi-Peduli-Umat/128112127243707

Posisi Sujud Mbah Maridjan Ketika Meninggal, Apakah Tanda-Tanda Khusnul Khatimah??

Mbah Maridjan dinyatakan tewas setelah terkena semburan awan panas Gunung Merapi 26/10. Juru kunci Gunung Merapi bernama asli Mas Penewu Suraksohargo ini ditemukan dalam posisi bersujud dengan tubuh penuh dengan abu vulkanik. Tewasnya Mbah Maridjan dengan posisi bersujud tersebut telah meninggalkan misteri dan spekulasi tersendiri. Apakah si Mbah meninggal saat melakukan shalat? Spekulasi tersebut cukup kencang terdengar.

Perkiraan kronologi
Pada Selasa lalu, erupsi pertama gunung Merapi terjadi sejak pukul 17.02 WIB, diikuti awan panas selama 9 menit.
pukul 17.18 disertai awan panas selama 4 menit,
pukul 17.23 dengan awan panas selama 5 menit,
pukul 17.30 dengan awan panas selama 2 menit, Shalat Maghrib sekitar 17.30 (5.30 sore)
pukul 17:37 dengan awan panas selama 2 menit,
letusan Pukul 17.42 dengan awan panas selama 33 menit,
pukul 18.16, dengan awan panas selama 5 menit, dan
pukul 18.21 beserta awan panas selama 33 menit.
Shalat Isya sekitar 18.45 (6.45 sore)

Pada pukul 18.29 (6.29 sore), Yuniawan Wahyu Nugroho (Wawan), wartawan Vivanews melakukan kontak dengan rekannya aktivis LSM dan kontak terputus karena awan panas menerjang di kediaman Mbah Maridjan kira-kira pukul 18.30 (6.30 sore) lebih. Jika waktu yang ditunjukkan adalah benar, ini berarti belum saatnya Shalat Isya dan ini berarti Wawan menunggu Mbah Maridjan untuk Shalat Isya.

Penemuan Jasad
Jasad si Mbah ditemukan di dalam rumahnya dalam keadaan bersujud. Ada yang mengatakan di dalam kamar mandi (hariansib.com, kompas.com, Antara), di kamar (kapanlagi.com ), ada yang mangatakan di dapur (detiknews.com, okezone). Berdasarkan informasi ini, kita bisa perkirakan si Mbah berada di sekitar dapur dan kamar mandi (biasanya lokasi kamar mandi berada dekat dengan dapur) saat awan panas menyerang. Dan informasi yang beredar, jenasah si Mbah dalam posisi bersujud ke arah Selatan yaitu membelakangi Gunung Merapi.

Kesimpulan Spekulasi
Dari perkiraan kronologi waktu, saat si Mbah Maridjan meninggal belum saatnya untuk Shalat Isya. Dari posisi ditemukan, ia berada di dapur / kamar mandi, ini bukanlah sebuah tempat yang sesuai untuk melakukan shalat mengingat ia memiliki kamar tidur atau setidaknya ada Masjid di dekat rumahnya yang bisa ia gunakan untuk shalat. Dan posisi sujud ke arah Selatan bukanlah posisi yang biasa diambil oleh seorang Muslim untuk melakukan shalat. Biasanya arah kiblat dalam shalat adalah arah Barat.

Jadi posisi sujudnya si Mbah tidak dalam konteks shalat, mungkin itu merupakan reflek sujud seseorang saat terancam dari sesuatu yang menimpanya dan melindungi dirinya. Ada kemungkinan lain, posisi tersebut adalah posisi sembah sungkem kepada Keraton, mengingat ia sujud mengarah ke Selatan di mana Keraton Yogya berada dan mengingat ia juga merupakan salah satu abdi dalam Kesultanan Yogya. Mungkin ini merupakan sembah sujud terakhih si Mbah karena telah menunaikan tugasnya untuk menjaga Gunung Merapi.

Semua ini hanyalah perkiraan berdasarkan informasi yang beredar. Tidak ada yang dapat mengetahui secara pasti apa yang dilakukan oleh Mbah Maridjan saat awan panas menerjang rumahnya. Wallahu’alam

Artikel

Persahabatan

Persahabatan

Adalah persamaan

Yang tak dapat dituliskan dalam bentuk aljabar

Karena…

Tak habis diturunkan

Tak kan hilang mengikuti fungsi waktu

Tak ada limit yang dapat membatasinya

Persahabatan

Adalah makhluk

Yang selalu hidup dalam hati

Yang tak dapat dikristalkan

Yang dapat dikembangkan dengan media pengertian

Persahabatan adalah kamu..

Karena kamu ada di hatiku…

_030307_

Read-O

Bau Busuk Agama Syi’ah Akhirnya Tercium Juga

Oleh: Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, Lc

simbol yahudiPepatah kita mengatakan : ” Sepandai-pandainya menutup barang busuk akhirnya tercium juga “. Seorang penyair Arab berkata :

ومَهما تكُنْ عندَ امرىء ٍ من خليقةٍ وإنْ خالَها تَخفَى على النّاسِ تُعلَمِ

” Bagaimanapun perangai buruk seseorang meskipun ia menyangka perangainya tersebut tidak nampak oleh manusia maka akan terbongkar juga ” (Diwan Zuhair bin Abi Salma hal 6)

” Aku bersumpah demi Allah Aisyah sekarang di neraka !!! “, ” Aisyah wanita pezina…!!!”, ” Saat ini Aisyah diadzab di neraka, dimasukkan ke dalam tannur dalam tergantung dengan kaki yang terikat…!!! “, ” Sekarang Aisyah di neraka sedang makan daging bangkai…!!!”, ” Semoga Allah melaknat Aisyah dan ayahnya…!!! “

Demikialah kata-kata kotor yang keluar dari mulut seorang syaikh Syiah yang bernama Yasir Al-Habiib dalam acara perayaan kematian Aisyah bulan Ramadan yang lalu (tahun 1431 H atau 2010 M). Bahkan ia berkata,

” Maka hari ini kita bersyukur kepada Allah, karena dengan matinya Aisyah telah memindahkan Aisyah dari bumi ke dalam adzab di neraka…!!!.

Semua vonis-vonis kotor tersebut dilontarkannya dalam satu pengajian yang berdurasi sekitar setengah jam. Bahkan di akhir pengajian ia mengajak para hadirin tatkala pulang ke rumah masing-masing untuk sholat dua rakaat sebagai tanda syukur kepada Allah atas wafatnya Aisyah dan menjadikan sholat dua rakaat tersebut sebagai wasilah untuk berdoa kepada Allah maka niscaya hajat mereka akan dikabulkan oleh Allah. (lihat video ceramah ini di sini)

Bagaimanapun syi’ah berusaha untuk bertaqiyyah dan menyembunyikan aqidah busuk mereka akhirnya ada diantara mereka yang terang-terangan untuk mengungkap kebencian mereka yang terpendam kepada para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan kepada istri Nabi Ummul Mukminin Aisyah binti Abi Bakr –radhiallahu ‘anhuma-.

Setelah sekian lama banyak kaum muslimin yang terpedaya dengan tipuan orang-orang Syia’h maka semoga dengan kejadian ini bisa membuka mata mereka dan sadar bahwasanya selama ini mereka hanyalah terpedaya oleh tipuan dan taqiyyahnya orang-orang Syi’ah.

Bagi orang yang biasa menelaah buku-buku pegangan karangan para ulama Syi’ah maka cacian dan makian seperti di atas merupakan hal yang biasa dalam buku-buku mereka. Akan tetapi sebagian kaum muslimin masih berbaik sangka terhadap mereka dengan berdalih,

” Syi’ah yang dulu tidak seperti syi’ah yang sekarang. Syi’ah yang mengkafirkan para sahabat adalah syi’ah zaman dulu, adapun sekarang mereka lebih moderat “.

Anggapan seperti ini adalah anggapan orang yang tidak tahu fiqhul waqi’ (kondisi kenyataan sekarang), maka pernyataan Yasir Al-Habib diatas membantah dengan jelas persangkaan yang keliru ini.

Oleh karenanya kejadian ini merupakan peringatan keras kepada sebagian harokah dakwah yang semangat mempersatukan kaum muslimin dengan mengorbankan aqidah tauhid mereka…

Slogan mereka : Kita saling toleransi dalam hal-hal yang saling khilaf diantara kita… Slogan yang manis akan tetapi hakekatnya sangatlah pahit…
Dakwah tauhid mereka tinggalkan… Bahkan mereka memusuhi orang-orang yang menyeru kepada tauhid…

Bahkan mereka berangan-angan untuk menyatukan Ahlus Sunnah dengan Syi’ah… Bagaimana Sunnah dan Syi’ah bisa bersatu..??!!,
Apakah kita rela Abu Bakar dan Umar dikafirkan…???
Apakah kita ridho dengan hari bergembira mereka tatkala menyambut kematian Umar bin Al-Khottob??!!

Apakah kita ridho mereka mengagungkan Abu Lu’lu Al-Majusi pembunuh Umar, hingga kuburannya ditinggikan dan diziarohi terus menerus…???!!, bahkan sang pembunuh yang beragama majusi ini dijuluki sang pemberani?
(lihat ini)

Apakah kita rela Ibu kita Aisyah dikatakan pezina…??
Apakah kita rela Ibu kita divonis masuk neraka jahannam dalam kondisi yang mengenaskan…???

Apakah kita mau bersatu dengan syi’ah yang memiliki ka’bah di Karbalaa’? (lihat ini)

Apakah kita mau bersatu dengan syi’ah yang meyakini bahwa karbala lebih suci dari pada kota Mekah dan kota Madinah??!! Lihat ini.

Belum lagi fatwa-fatwa aneh mereka yang berhubungan dengan masalah jimak, diantaranya :

– Bolehnya berhubungan lewat dubur (lihat ini)
– Bolehnya berjimak dengan hewan (lihat ini)
– Bolehnya nikah kontrak secara berjama’ah??? (ini)
– Bolehnya mut’ah dengan anak yang masih menyusui??!! (di sini)

Apakah kita mau mengorbankan aqidah kita sehingga toleransi dengan aqidah Syia’h yang busuk ini…???!!!

Kota Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, 27 Syawal 1431 H / 06 Oktober 2010 M

Artikel: lihat di sini

Rekaman Kajian Ustadz Zainal Abidin, Lc Solo-Madiun (16-17 Oktober 2010)

Berikut kami sampaikan rekaman kajian Ustadz Zainal Abidin, Lc yang di adakan di Solo dan Madiun pada tgl 16-17 Oktober 2010, tepatnya di Masjid Kedung Winong Nguter Sukoharjo pada hari Sabtu dengan tema “Nasihat Untuk Setiap Muslim “

Dan pada hari Minggunya di Masjid Masjid Al Ukhuwwah Lanud AURI Iswahyudi dengan tema ” Ibadah dan Rumah Tangga Muslim “. Lalu dilanjutkan di Masjid Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun dengan tema ” Dosa-dosa Penghalang Rizki “

Silahkan download pada link ini.

Semoga bermanfaat.

Bekal Ilmu Menggapai Haji Mabrur

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin wash Shalatu wassalamu ‘ala asyrofil anbiya wal Mursalin, wa ba’du.

Berikut kami hadirkan kumpulan kajian yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah yang mulia, ibadah haji, yang di sampaikan oleh beberapa asatidz diantara Ustadz Yazid Bin Abdul Qadir Jawas, Ustadz Ali Musri, Ustadz Badrusalam dan ustadz Arman Amri hafidzohumullahu Ta’ala.

Link download: di sini

Semoga bermanfaat.