Kata Hati

Ingin kupandangi bola matanya

Tetapi jiwa dan hatiku tak mampu menatapnya

Mungkinkan kudapat mengejarny

Atau kuakan kehilangannya

Diri ini sudah tak sanggup menahan lagi

Ingin memandang dan menyapanya

Tapi apalah dayaku

Dia selalu menjauhiku

Aku datang, dia menghindar

Sikap dan perilakunya berubah

Dia tak lagi menyapa dan bercanda

Ingin aku bertanya, tapi pada siapa?

Aku ingin dia berubah seperti dulu

Bercanda dan tertawa bersama

Berbagi suka dan duka berdua

Apakah dia juga merasakan, hatiku yang berkata-kata?

Dan mungkinkah, kudapatkan jawabannya?

Masih Ingatkah?

Masih ingatkah kau, Teman?

Waktu kita melangkah bersama

Terbukalah cerita

Semua ‘kan terdengar nyata

Ketika hati kita melantunkan nada

Arah tujuan yang sama

Dimana lelahnya hari

Tak lagi kita sesali

Kita terima semua apa adanya

Dan tak kenal putus asa

Tuk ukir semua mimpi kita

Meski terkadang, terhalang dan tertahan

Hei, masih ingatkah kau, Teman?

Waktu kita mencoba saling bersandar

Dan perlihatkan indahnya masa depan

Kita menangis bersama saat kita terluka

Hadapi sisi sulitnya dunia

Kita tertawa bersama saat kita bahagia

Terbang merengkuh semua cita-cita

Akankah kita slalu terjaga?

Akankah kita tetap bersama?

Tak pernah habis waktuku, ‘tuk terima hadirmu

Teman setia, kau tlah beri aku arti indahmu..

Akhwat Genit Itu… (Kata Mereka…)

Akhwat dengan Dakwah abal-abalnya…

Lihat aja kerjaan mereka rapat sampe pulang larut malam, berjuang demi dakwah tapi menelantarkan Iffah (harga diri) mereka.

Akhwat yang Genit itu…

Tuh lihat saja si fulanah berteriak tentang dakwah, menggunakan hijab ketika sedang syuro dengan ikhwan, tapi dibelakang masih suka aja ngirim sms tausyiah ke ikhwan… cie ile..maksudnya sih nasehat… nasehat apa nasehat tuh Ukh?!

Akhwat genit itu…

Yang satu ini lebih parah lagi, saking begitu perduli sama palestina… Nonton nasyid Palestina sampai jingkrak jingkrakan nggak karuan… nggak moshing aja sekalian ukh! biar manteb.. biar METAAAL sekaliaaan! CADAAAAAAS!

Akhwat genit itu…

Wedew… lihat aja tuh akhwat yang jilbabnya panjang buangetttt.. tapi kenapa ya..? kalau habis nonton nasyid terus pada lari histeris, ngantri sama munsyid yang udah jadi thagut… minta tanda tanganlah! Minta foto barenglah!… payah dagh!

Akhwat dengan Dakwah abal-abalnya…

Nggak kalah parahnya sama yang lain, retorika dakwahnya sih bagus, eh… pas nikah kerjaannya khawatir melulu, ngak mau sabar nemenin perjuangan suaminya… Akhirnya futurlah si suami yang dulu waktu di kampus asooooy berat semangat dakwahnya. Sekarang udah sibuk NYARI DUIT lantaran ‘TANGGUNG JAWAB’ keluarga…nuntuuuuut terus!

Akhwat dengan Dakwah abal-abalnya…

Kalau umur 20 tahunan akhwat-akhwat ini memang pada jual mahal kalau ada ikhwan yang khitbah, ntar pas umur 25 tahun pada cari yang ideal… ntar kalau ngak dapat-dapat sampai umur 30.. SIAPA AJA DAH! nah tahu rasa lu…sok ideal sih!

Akhwat dengan dakwah abal-abalnya…

Katanya aktivis dakwah..? katanya teguh menegakkan tauhid..? tapi kok kamu marah ya ukh waktu Aa Gym Poligami..? kenapa oh kenapa..?

Akhwat genit itu…

Tuh lihat aja si fulanah, kalau ketemu ikhwan yang pendek kecil dan tidak menarik itu pasti JAGA PANDANGAN, busyet dagh pas ketemu ikhwan tinggi putih dan lagi nyelesain S2 itu… bukan cuma mata yang jelalatan tapi hatinya luntur sama thagut perasaan…payah dagh…

Akhwat genit itu…

Cie ile… peduli banget ukh sama ikhwan… eh ngapain berlagak minta pendapat sama ikhwan tentang diri ukhti, minta pendapat apa cuma ingin diperhatiin aza sama ikhwan… hayo ngaku…ngaku…ngaku…?

Akhwat genit itu…

Percaya nggak… si fulanah itu depan ikhwan doang sok alim, di kos-kosan sih tetap aja telpon – telponan sama oknum tertentu… kutunggu kau di batas waktu katanya… hehehe.. gubraks.!

Ciri-Ciri Akhwat Genit

oleh Egg Aasiya Al Baidhoh

1. Berpakaian yang mengundang pandangan

Mungkin ia memakai jilbab lebar, gamis, namun jilbab dan busana muslimah yang dikenakannya dibuat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan. Warna yang mencolok, renda-renda, atau aksesoris lain yang membuat para pria jadi terpancing untuk memandang.

2. Senang dilihat

Akhwat genit, senang sekali bila banyak dilihat oleh para ikhwan. Maka ia pun sering tampil di depan umum, sering mencari-cari perhatian para ikhwan, sering membuat sensasi-sensasi yang memancing perhatian para ikhwan dan suka berjalan melewati jalan yang terdapat para ikhwan berkumpul.

3. Kata-kata mesra yang Islami

Seringkali akhwat-akhwat genit melontarkan kata-kata mesra kepada para ikhwan. Tentu saja kata-kata mesra mereka berbeda dengan gayanya orang berpacaran, namun mereka menggunakan gaya bahasa Islami. misalnya; Jazakallah yach akhi; Ah, antum bisa saja dech; Pak, jangan sampai telat makan lho; sesungguhnya Allah menyukai hamba-Nya yang qowi; Kaifa haluka akhi; minta tausiah dunks; Akh, besok syura jam 9, jangan mpe telat lhoo..

4. SMS tidak penting

Biasanya akhwat-akhwat genit banyak beraksi lewat SMS. Karena aman, tidak ketahuan orang lain, bisa langsung dihapus. Ia sering SMS tidak penting, menanyakan kabar, mengecek shalat malam sang ikhwan, mengecek shaum sunnah, atau SMS hanya untuk mengatakan Afwan atau Jazakallah.

5. Banyak bercanda

Akhwat genit banyak bercanda dengan para ikhwan. Mereka pun saling tertawa tanpa takut terkena fitnah hati. Betapa banyak fitnah hati, VMJ, yang hanya berawal dari sebuah canda-mencandai.

6. Tidak khawatir berikhtilat

Ada saat-saat di mana kita tidak bisa menghindari khalwat dan ikhtilat. Namun seharusnya saat berada pada kondisi tersebut seorang mukmin yang takut kepada Allah sepatutnya memiliki rasa khawatir berlama-lama di dalamnya, bukan malah enjoy dan menikmatinya. Demikian si akhwat genit. Saat terjadi ihktilat, akhwat genit tidak khawatir. Bukannya ingin cepat-cepat keluar dari kondisi tersebut, akhwat genit malah menikmatinya, berlama-lama, dan malah bercanda-ria dengan pada ikhwan laki-laki di sana.

7. Berbicara dengan nada

Maksudnya berbicara dengan intonasi kata yang bernada, mendayu, atau agak mendesah, atau dengan gaya agak kekanak-kanakan, atau dengan gaya manja. Semua gaya bicara seperti ini dapat menimbulkan bekas pada hati laki-laki yang mendengarnya. Dan ketahuilah wahai muslimah, hal ini dilarang oleh syari’at. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Maka janganlah kalian merendahkan suara dalam berbicara sehingga berkeinginan jeleklah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang maruf.” (QS. Al Ahzab: 32).

Para ulama meng-qiyaskan (menganalogikan) merendahkan suara untuk semua gaya bicara yang juga dapat menimbulkan penyakit hati pada lelaki yang mendengarnya.

Mari sama-sama kita perbaiki diri. Kita tata lagi pergaulan kita dengan lawan jenis. Karena inilah yang telah diperintahkan oleh syari’at. Dan tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kepada hamba-Nya, kecuali itu kebaikan. Dan tidaklah Allah melarang sesuatu kepada hamba-Nya, kecuali itu keburukan. Dan sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mewasiatkan kepada ummatnya bahwa fitnah (cobaan) terbesar bagi kaum laki-laki adalah cobaan syahwat, yaitu yang berasal dari wanita: “Tidaklah ada fitnah sepeninggalanku yang lebih besar bahayanya bagi laki-laki selain fitnah wanita. Dan sesungguhnya fitnah yang pertama kali menimpa bani Israil adalah disebabkan oleh wanita.” (HR. Muslim).

Sumber: di sini

Bisik-Bisik Tetangga

oleh Pondok Nurani pada 20 November 2010 jam 20:25

Manusia – Eh, Udah subuh ya?

Malaikat – Bangunlah wahai anak Adam, tunaikan sholat subuhmu .

Syaitan – Alahhhhhh, tidurlah, masih ngantuk ini…nanti aja?.zzzzzzzz

Manusia – mau makan, lapar..

Malaikat – Wahai Anak Adam, mulailah dengan Bismillah…

Syaitan – Ahh, tidak usah… udah lapar ini !! mmm..enaknyaaaa..

Manusia – Hari ini mau pakai apa ya?

Malaikat – Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat..

Syaitan – Ah panas!!, pake terusan langsung seperti orang kampung!!!

Manusia – Azan sudah kedengaran.. .

Malaikat – Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajiban

Syaitan – Baru jam berapa.. rilex lah..Nanti aja?.

Manusia – Eh, eh… tidak boleh lihat ini, berdosa…

Malaikat – Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan mengetahui !

Syaitan – Perggghh… bagus banget… . rugi loooh kalau tidak melihatnya..Mubadzir…

Manusia – Saudaraku sedang melakukan dosa

Malaikat – Wahai anak Adam, cegahlah dia..

Syaitan – Untuk apa kau sibuk? Jangan ganggu urusan orang lain..

Manusia – Baguskah kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain?

Malaikat – Wahai anak Adam, nasihat-menasihatilah sesama kamu..

Syaitan – Pikirlah sendiri, semua juga sudah besar, buat apa susah2…?

Manusia – aku telah berdosa..

Malaikat – Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu, sesungguhnya Allah Maha pengampun.

Syaitan – Nanti dulu, lain kali kamu boleh bertaubat… lagipun hanya sekali….rugilah. .. (kalau sempat saja)

Manusia – Kalau pergi, mesti senang-senang!

Malaikat – Wahai anak Adam, kakimu ingin melangkah ke jalan yang dimurkai Allah, berpalinglah dari jalan itu .

Syaitan – Jangan bimbang, tiada siapapun yang tau…Lanjutkanlah..

Manusia – Uuhhh? letihnya hari ini.. solat ga ya??

Malaikat – Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNYA, kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Solat itu wajib bagimu…

Syaitan – Hey anak Adam, ikutilah aku, kebahagiaan di dunia (saja) dan kebahagiaan di akhirat (jangan mimpi!) untukmu…

Sekarang anda mempunyai 3 pilihan :

1. Anda – Apa sebaiknya saya biarkan info ini dalam pengetahuanku saja???

2. Malaikat – Ingatkan pada kawan yang anda kenal, beritahu tentang info ini….

3. Syaitan – Untuk apa sibuk-sibuk??

Untukmu, Wahai Wanita

Jika kau pikir ‘usaha’nya adalah tanda dia menyukaimu,

pikirkanlah kembali,

apakah dia hanya menguji dirimu?

sebelum kau mendapat pinangan cinta lelaki

berjaga-jagalah diri

Andai kau rasa bersifat ‘manja’ mampu menarik perhatiannya

kau dapat berhasil

tetapi kau sebenarnya hanya menghancurkan dia

Dan kau akan merusak pewaris bangsa

Kalau kau rasa dengan memakai baju ‘adik’mu dia akan tergoda,

tidakkah kau pikir?

kau hanya menambahkan dosa zina pada matanya

Tanyakan saja pada lelaki ciri-ciri calon isteri

maka baginya,

isteri adalah ibu untuk anak-anaknya

teman susah senangnya

yang mampu memberi contoh

penyejuk mata

dan pendamai jiwa

Itulah istri sholehah

Maka wanita,

bukalah mata dan hatimu

Untuk bisa menjadi

Wanita idaman yang sholehah…

Karena Dia Lelaki

Karena Dia Lelaki

Aku adalah senjata ampuh

peruntuh tembok nafsunya

Karena Dia Lelaki

Kelunakan suaraku luar biasa

mampu menggoncang imannya

Karena Dia Lelaki

Gerak gerikku yang manja

Racun berbisa untuknya

Karena Dia Lelaki

Santun budiku perhatian utama

namun batasnya perlu ada

Dan..

Karena Dia Lelaki

egonya tinggi,

pahamilah,

ada saatnya perlu demi kehormatan dirinya,

ada saatnya salah tempatnya

tapi ingatlah,

dia juga manusia.

Karena Dia Lelaki

akal logikanya mengawali perasaan

pahamilah,

sifatnya perlu untuk memimpin,

maka ada saatnya,

emosiku sukar ditafsirnya.

Karena Dia Lelaki,

masalahnya sering terpendam,

tiada diluapkan,

pahamilah,

dia mau menyelesaikan sendiri,

berikan ruang dan masa untuknya,

setelah beberapa lama,

bantulah dia.

Karena Dia Lelaki

dia seorang manusia,

maka pahamilah,

bukan mudah mencari insan kamil,

seperti Rasul tercinta,

setidak-tidaknya dia mengikut jejak Rasulnya,

sekurang-kurangnya dia telah berusaha.