Semangat!!! ^_^

Bismillah

Akhir-akhir ini ina ngerasa lebih sensitif. Sebentar-sebentar langsung kesel and cemberut. Bahkan kadang gampang nangis. Padahal cuma hal kecil. Contohnya, supir bis yang mengendarai bis agak lambat dikit bisa bikin ina langsung kesel (karena ina lagi buru-buru juga sih). Menunggu agak lama sedikit ina langsung kesel. Ada yg nanya tentang progress skripsweet langsung agak kesel (hehe, nggak juga ding, cuma merasa agak kurang nyaman aja.. Apalagi kalo lagi mentok n nggak ada progress.. ).

Rambut ina juga mulai rontok, sariawan mulai berdatangan, jadi gampang sakit juga. Katanya, ini semua tanda-tanda stres. Apa bener ina stres?? Huuft, sulit memang bertahan untuk menjadi mahasiswa tingkat akhir yang bahagia. Tapi sulit bukan berarti nggak bisa kan? (Mencoba untuk menyemangati diri sendiri.. Ya, soalnya kalo bukan diri sendiri yg menyemangati, siapa lagi?? hehe.. )

Pernah mencoba mencari akar masalah dari masalah ina ini. Jawabannya adalah: sepertinya ina terlalu mencemaskan hari esok. Bagaimana nanti kalo ina bermasalah saat pengambilan data? Bagaimana kalo nanti ina bermasalah cari referensi pas bikin pembahasan? Bagaimana nanti kalo ina kehabisan ide pas merumuskan saran? Dan yang paling penting, bagaimana sidang ina nanti?? Pertanyaan-pertanyaan itu yang sering mampir di pikiran ina, bikin ina susah tidur.

Ina terlalu takut pada masalah-masalah yang sebetulnya belum tentu menimpa ina. Justru kalo selalu mikirin hal-hal yang menyeramkan kayak gitu mungkin malah akan benar-benar menimpa ina nantinya. Hal itu kan bisa hadi sugesti. Jadi, mulai sekarang ina hanya akan memikirkan hal-hal yang baik, memberikan sugesti-sugesti positif buat diri ina sendiri. InsyaAllah pengambilan data nanti lancar, InsyaAllah referensi bisa dicari dan teman-teman juga banyak yang bersedia membantu, InsyaAllah saran itu akan mengalir selama ina banyak baca, dan yang paling penting, InsyaAllah sidang akan berjalan lancar selama ina berusaha melakukan yang terbaik. Ina percaya, Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha hambaNya.

Lagipula, untuk apa takut pada hal yang belum terjadi?? Toh, kita tidak akan dimintai pertanggungjawaban pada hal yang belum terjadi. Justru kita akan diminta mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan saat ini. Jadi tetaplah lakukan yang terbaik saat ini. Selanjutnya, biarlah Kasih Sayang Allah yang menuntunmu. Semangat, Na!! Buktikan kamu bisa jadi mahasiswa tingkat akhir yang bahagia… hahaha…