Sunyi*

Bila kau tanya, seperti apa wajah sunyi itu? Akan kujawab, wajahnya tampan seperti wajahmu. Karena pada sunyi selalu kulukis wajahmu, sehingga sunyi yang kumiliki hanya sepertimu.

Bila kau tanya, seperti apa sifat sunyi itu? Maka akan kujawab, sifatnya menenangkan seperti dirimu. Melenakan, membuat seseorang merasa tenang meskipun harus tenggelam dalam pusarannya.

Bila kau tanya, apa kebaikan sunyi itu? Maka akan kujawab, dia tak pernah lelah mendengar keluh kesahku. Sepertimu, yang tak lelah menampung emosiku. Siap memberikan sandaran saat yang lain tak mendengarkan.

Bila kau tanya, apa keburukan sunyi itu? Maka akan kujawab, dia akan selalu diam, meski aku telah lelah berteriak. Sangat mirip denganmu, yang hanya diam ketika aku beranjak pergi. Tak mencoba untuk menahan.

Dan bila kau tanya, mengapa sunyi itu ada? Maka, dengan tatapan terluka aku pun akan menjawab, karena mungkin dia yang akan selalu menemaniku. Karena kau ditakdirkan-Nya untuk tak di sampingku.

*Episode Galau

Thanks for your reply.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s