[FF] Gadis dan Bapak Tua

Suatu sore, di depan sebuah universitas terkemuka di ibukota. Seorang gadis sedang menunggu bis untuk pulang ke rumahnya. Tangan kanannya memegang payung, sedangkan yang kiri memeluk tas laptopnya. Di bahu kanannya tersampir tas selempang yang menambah beban bawaannya.

Hujan deras sudah turun dari tadi dan belum ada tanda akan berhenti. Sepatu dan rok gadis itu mulai kuyup. Beruntung bis yang ditunggu akhirnya tiba. Gadis itu segera beranjak dari tempatnya., berdesakan dengan penumpang lain yang memiliki tujuan yang sama.

Hap! Gadis berhasil naik ke dalam bis. Kerepotan dia menutup payungnya. Namun tak lama, ada seorang bapak tua yang menggeser posisi duduknya supaya si gadis bisa duduk di sebelahnya. Tidak hanya itu, bapak tua itu juga membantu melipat payungnya.

Akrablah si gadis dengan bapak tua itu. Sepanjang perjalanan bapak tua itu banyak berkisah: tentang masa mudanya, tentang keluarganya, tentang pelajaran hidup. Bahwa hidup itu harus diperjuangkan, bahwa hidup tidak pantas untuk dikeluhkan, bahwa nikmatNya jauh lebih banyak dari yang kita sadari.

Seperti biasa, si gadis selalu menjadi pendengar yang baik, sesekali mengangguk, menanggapi, dan tersenyum. Tapi dengan begitu dia jadi dapat banyak pelajaran dan renungan. Betapa selama ini dia sangat kurang bersyukur, betapa selama ini dia terlalu sering mengeluh, betapa selama ini dia terlalu mudah menyerah. Gadis pun bertekad akan menjalani hidup dengan lebih baik.

Allah memberikan hikmah dan pelajaran lewat setiap peristiwa. Semoga kita bisa memetik hikmah dari setiap peristiwa yang kita alami dan menjadikannya semangat untuk selalu memperbaiki diri dalam menjalani kehidupan.