Siomay ‘Hulk’

Kemarin ceritanya saya mau berekseperimen dengan resep siomay yang saya temukan di internet. Saya itu orangnya suka banget ngemil, dan salah satu cemilan favorit saya adalah siomay. Ternyata suami pun suka ngemil, jadi klop deh. Tapi karena di Dumai agak susah nyari tukang siomay (selama di sini baru nemu satu tukang siomay, itu pun jauh banget dari komplek), saya putuskan untuk cari-cari resep siomay dan mempraktekkannya.

Akhirnya berhasil nemu resep siomay yg oke di sini. Bermodalkan nekat, akhirnya saya putuskan menu buka puasa sore kemarin adalah siomay. Dibilang nekat karena sebetulnya saya tidak punya semua alat yang diperlukan (food processor misalnya). Saya pikir, kalo sama-sama dihaluskan bisa pakai blender saja lah. :D Bahan-bahan sudah saya siapkan beberapa hari yang lalu, sesuai jadwal belanja mingguan saya. Pagi itu saya pun siap tempur, bismillah.

Langkah pertama menghaluskan ayam dan/atau ikan. Cukup ribet juga menghaluskan ayam pakai blender. Tapi alhamdulillah berhasil juga. Selanjutnya labu dan daun bawang. Nah, saya itu orangnya emang rada sotoy. Kadang baca resep cuma bahan-bahannya saja yang diperhatiin, jumlahnya suka seenaknya sendiri. Salah dua bahan di resep ini adalah labu siam dan daun bawang. Harusnya sih nggak banyak-banyak pakainya, cukup labu ukuran sedang dan satu batang daun bawang. Tapi karena sotoy nggak baca resep dengan seksama, yang ada di pikiran yang penting pakai labu dan daun bawang. Ada kali saya masukin 4 batang daun bawang. Labunya juga lumayan besar. Pokoknya yang ada di kulkas lah yang saya pakai.

Awalnya biasa. Blender sana, blender sini. Nah, pas dicampur baru terlihat ada yang aneh. Ini kenapa jadi hijau adonannya? Saya coba tambah tepung kanjinya, sekali, dua kali, tapi masih tetep hijau. Ya sudah, akhirnya saya pasrah. Jadilah siomay ‘hulk’ yang berwarna hijau kayak gini.

image

Tapi alhamdulillah, pas dicoba setelah maghrib, ternyata rasanya lumayan enak. Cuma emang agak sedikit ‘pedas’, terasa banget daun bawangnya. Untung suami cuek saja dan tetap makan dengan lahap. Malah bagus siomaynya jadi hijau, katanya. Unik, beda dengan yang lain. :D

image

Thanks for your reply.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s