Sungguh, di balik musibah yang begitu menyayat hati, ada banyak kabar gembira untukmu, Anna. Karena Allah sayang padamu. :)

Dari Abu Musa al-Asy’ari, Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila anak
seorang hamba meninggal dunia, maka Allah
bertanya kepada malaikat, ‘Apakah kalian
mencabut nyawa anak hamba-Ku?‘ Mereka
menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apakah kalian mencabut nyawa buah hatinya?‘ Mereka menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apa yang diucapkan hamba-Ku?‘ Malaikat menjawab, ‘Dia memuji-Mu dan mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi raajiun‘. Kemudian Allah berfirman, ‘Bangunkan untuk hamba-Ku satu rumah di surga. Beri nama rumah itu dengan Baitul Hamdi (rumah pujian)‘.”
[HR. Tirmidzi dan dihasankan syaikh Al-
Albani]

“Dikatakan kepada anak yang mati ini,
‘Masuklah ke dalam surga’. Kemudian si anak mengatakan, ‘Tidak, sampai orang tuaku masuk surga’. Kemudian disampaikan
kepadannya, ‘Masuklah kalian ke dalam surga bersama orang tua kalian’.”
[HR. Nasa’i dan dishahihkan Al-Albani]

“Tidaklah seorang muslim yang ditinggal
mati oleh tiga anaknya, yang belum baligh,
kecuali Allah akan memasukkannya ke
dalam surga dengan rahmat yang Allah
berikan kepadanya.” (HR. Bukhari)

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu ,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika ada seorang muslim yang ditinggal
mati tiga anaknya yang belum baligh maka
anak itu akan menjadi tameng untuk
orang tuanya dari neraka.” Kemudian ada
sahabat yang bertanya, “Bagaimana jika
dua orang?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam menjawab, “ Meskipun yang mati
cuma dua anak.”

Wallahu a’lam

View on Path

Ketika Penyejuk Mata Itu Telah Pergi

Hari ini masih Ramadhan, penuh berisi rutinitas seperti Ramadhan biasanya. Tapi ternyata ada sebuah kabar tak biasa. Saya baca di status bbm teman saya (Ka Hesti) bahwa Athifa (anak keduanya Anna, teman saya juga) sedang sakit. Saya juga baca status teman saya di fb bahwa Thifa dirawat di ICU. Teman saya yang lain juga posting foto Thifa di Instagram dengan caption yang tidak jauh berbeda dengan dua teman sebelumnya. Saya jadi khawatir dan penasaran sakit apa dede Thifa.

Akhirnya saya tanya langsung keadaan Thifa pada Anna. Pesan saya tidak langsung dijawab. Saya maklum. Pasti Anna sedang sibuk. Tapi tak lama hp saya bergetar, ada pesan balasan dari Anna.

Wa’alaikumsalam. Tadi gerak2 alhamdulillah… mata merem melek… tangan bisa narik selimut… kmrn koma tp hari ini sadar..tapi kt dokter fungsi organ dalam menurun kemungkinan besar ada infeksi tp blm diketahui infeksi krn apa… mau di kultur dlu… doain ya…

Ya Rabbi, anak sekecil itu sudah menanggung sakit sedemikian rupa. Angkatlah segera penyakitnya, Ya Rabb. Teringat kejadian setahun lalu saat anak pertama Anna, Avif, dipanggil Allah. Ya Rabbi, berilah yg terbaik untuk Anna dan keluarganya.

Siang harinya ada pesan lagi dari Anna, menyambung pertanyaan saya yang belum sempat terjawab. Tapi isi pesan Anna makin membuat hati gerimis.

Sakitnya sama kyk avif. Terlalu pjg critanya sekarang minta doa aja biar gampang… badannya udh dingin sampai dahi

Ya Rabbi, merinding saya bacanya. Apakah Thifa akan Kau panggil juga seperti kakaknya? Usia Thifa nggak jauh beda sama Umar, hanya beda sekitar 2 bulanan. Saat ini pasti sedang lucu-lucunya. Berilah yang terbaik untuk Thifa, Ya Rabbi.

Sorenya, menjelang berbuka puasa, hp saya berbunyi. Ada pesan masuk. Dan air mata ini tak bisa terbendung lagi.

Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun.. Telah berpulang ananda Athifa Nahda Azzahra binti Muhamad Aji. Senin,14 Juli 2014 Pukul 17.12 di Eka Hospital..

Terima kasih atas doa dan support semuanya.. Tenang saja, kami dlm kondisi baik menanti perjumpaan dengan 2 bayi surga kami..

Jenazah akan dibawa ke Komp Chevron Rumbai Enau No.352. Dimakamkan hari ini juga segera setelah sampai.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Entah bagaimana perasaan Anna saat itu, ditinggal pergi oleh buah hati untuk keduakalinya. Semoga Allah memberi Anna dan keluarganya kekuatan dan ketabahan untuk melewati ujian ini. InsyaAllah ini yang terbaik untuk dede Thifa. Thifa udah nggak sakit lagi sekarang. Thifa dan Avif akan tunggu ummi abinya di surga nanti insyaAllah. Semoga Allah memberi ganti yang lebih baik, di dunia dan di akhirat. Aamiin. :’)

#Langsung peluk dan ciumin Umar. Let’s never take anyone for granted. Kita nggak tahu kapan Allah akan memanggil kerabat kita tersayang. Apabila saat itu tiba, semoga kita tidak menyesal, karena kita telah berbuat yang terbaik untuk mereka. :’)

by Ina Ummu Umar