Ya Rabb, Terima Kasih

Ya Rabb, terima kasih Engkau telah memilihnya untukku. Seseorang yang Engkau takdirkan untuk mendampingiku. Seseorang yang mencintaiku apa adanya. Seseorang yang berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan orang tuanya kalau pilihannya insyaAllah yang terbaik. Seseorang yang begitu senang ketika bisa mengkhitbahku. Seseorang yang pantang menyerah menyamakan persepsi orang tuanya dengan orang tuaku. Seseorang yang begitu senang memiliki mertua seperti orang tuaku. Seseorang yang tidak pernah malu mengakui kesalahannya. Seseorang yang tidak pernah segan meminta maaf saat melakukan kesalahan. Seseorang yang selalu mengingatkanku dalam kebaikan. Seseorang yang tidak mau melihatku sedih. Seseorang yang akan merasa senang saat aku senang. Seseorang yang akan mendoakan di kala aku sakit. Seseorang yang akan mendengarkan di kala aku punya masalah. Seseorang yang akan cemburu ketika aku berinteraksi dengan lelaki lain. Seseorang yang begitu takut kehilanganku hanya karena giginya patah. Seseorang yang berani mempertanggungjawabkan cintanya padaku dengan ikatan yang Engkau ridhoi. Seseorang yang membuatku merasa begitu dicintai. Seseorang yang insyaAllah akan menuntunku untuk selalu mencintaiMu.

Ya Rabb, ridhoilah ikatan ini. Berkahilah rasa cinta diantara kami. Satukanlah kami, tidak hanya di dunia ini, tapi juga di surga nanti. Aamiin.

Posted from WordPress for Android

DULU ADA CINTA

Dulu, di sini ada cinta…
ternyata ia air sejuknya menguap udara
atau api hangatnya tak senantiasa menyala
atau musim semi mengantar datangnya masa kebekuan
atau jalan berliku terhenti kebuntuan

Dulu, pernah ada cinta…
ketika bunga hendak mekarkan kuncupnya
saat mentari mulai mendaki edarnya

Dulu, memang ada cinta…
tapi lalu sirna entah ke mana
mungkin ruang waktu menyembunyikannya

_AK, 18 Okt 2008, dalam bis_

sumber