Hujan Membawa Berkah

Sepertinya musim hujan akan segera tiba di Dumai. Petir mulai sering terdengar. Cuaca lebih sering mendung ketimbang cerah. Semoga dengan musim hujan yang segera tiba udara bisa jadi lebih bersih dari sisa-sisa polusi hasil kebakaran hutan kemarin. Aamiin.

Bagaimana kabar ibukota ya? Kalau melihat status teman-teman sih sepertinya masih sering hujan di sana. Sabar ya, mungkin hujannya masih betah di ibukota. Malah asik sebetulnya kalau hujan turun, kita bisa asik berdoa sebanyak-banyaknya. Salah satu waktu dikabulkannya doa kan saat turun hujan ya.(1

Memang sih, efek samping hujan yang kadang bikin sebagian dari kita misuh-misuh, ngedumel nyalahin hujan. Mulai dari macet, banjir, sampe badan yang masuk angin setelah kehujanan. Padahal kan itu bukan salah hujan. Sabar aja, pakai kesempatan itu untuk berdoa. Banyak doa yang dicontohkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam ketika turun hujan. Salah satu yang paling mudah dihapal adalah:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻴِّﺒﺎً ﻧﺎَﻓِﻌﺎً
“Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”
Kalau mau doa yang lain bisa dilihat di sini.

Saat mendengar petir juga lebih baik berdoa, daripada teriak kaget, atau bahkan malah memaki. Memang sih, tidak ada doa yang shahih dari Rasulullah, adanya atsar pada sahabat. Tapi mengamalkan ini jelas lebih baik daripada mengeluarkan kata-kata kasar (atau bahkan jorok) kan? Ini nih salah satu doanya:
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﻳُﺴَﺒِّﺢُ ﺍﻟﺮَّﻋْﺪُ ﺑِﺤَﻤْﺪِﻩِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﻣِﻦْ
ﺧِﻴْﻔَﺘِﻪِ
‘Subhanalladzi yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaikatu min khiifatih’ (Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya).
Doa yang lain bisa lihat di sini.

Yuk ah isi waktu kita dengan hal yang lebih bermanfaat dan berpahala. Mudah-mudahan bisa menambah berat timbangan amal baik kita di yaumul hisab nanti. :)

1) muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-1.html

Posted from WordPress for Android by Ina Ummu Umar

Detik-Detik

HPL-sebulan. Deg-degan? Jelas. Kemaren pagi dapet kabar temen ina mau melahirkan, udah bukaan dua. Sampe malem dapet kabar lagi kalo belum ada progres. Lama juga ya prosesnya. Malemnya pas tidur jadi mimpi kalo ina mau melahirkan juga. Ya Allah, sampe kebawa ke alam bawah sadar gitu.

Tadi pagi dapet kabar dia udah lahiran, normal, bayi laki-laki. Alhamdulillah. Prosesnya berarti hampir 24jam ya. Ya Rabb, mudah-mudahan nanti lahiran ina nggak selama itu. Mudah-mudahan lancar, cepet, normal, bayi dan ibunya sehat. Semua ibu pengennya juga gitu kali ya. Tapi semua kembali lagi padaMu, pada takdirMu. Takdir yang telah Kau tulis 50ribu tahun sebelum Engkau Menciptakan langit dan bumi. Tapi selalu ada cara untuk meminta kepadaMu: doa. Semoga doa-doa ina Engkau ijabah. Semoga rasa sakit dan tidak nyaman yg nanti ina rasakan nanti bisa jadi penggugur dosa-dosa ina. Dosa-dosa ina kan banyak banget, jd terpikir apa mungkin rasa sakit yg bakal ina rasain juga sakit banget (biar impas gitu)? Tapi rahmatMu mendahului MurkaMu kan? Selalu, itu yang ina harapkan dariMu, Rahmat dan Kasih SayangMu.

Dede sayang, yg sehat ya. Kita berusaha bareng-bareng. Kasih ummi tanda yg jelas ya kalo kamu udah siap melihat dunia. Kalo ummi sih terserah dede mau keluar kapan. Tapi kalo ummi boleh request, keluarnya pas abi lagi di sini ya. Gimana? Dede juga seneng kan kan kalo pas lahir bisa langsung ketemu abi? (Maksa secara halus, hehe). We love you, honey. ❤

Doa itu..

Doa itu jangan maksa. Minta dijodohkan sama dia, maunya cuma sama dia. Tau dari mana dia yang terbaik buat kita? Mending doanya minta diberikan yang terbaik, di waktu yang terbaik. Karena cuma Dia yang tau apa yang terbaik buat kita. HambaNya.

Seseorang

Posted from WordPress for Android