Ayo Berqurban

Alhamdulillah, sebentar lagi Idul Adha. Saatnya berqurban. Tapi jangan asal berqurban ya, Teman-teman. Karena qurban adalah ibadah yang disyariatkan Allah Ta’ala, kita pun harus melaksanakannya sesuai ketentuan yang telah diberikan olehNya. Ada beberapa artikel yang bisa kita pelajari sebelum berqurban, diantaranya:

Panduan Ibadah Qurban (bagian 1)

Panduan Ibadah Qurban (bagian 2)

Sunnah yang Sering Terabaikan Bagi yang Mau Berkurban

Tata Cara Menyembelih Sesuai Sunnah

Kalau masih ada info yang dibutuhkan oleh teman-teman, baik mengenai qurban maupun masalah lain tentang Islam, bisa dicari di yufid.com ya. Wallahu ta’ala a’lam.

Selamat berqurban. Semoga amal ibadah kita diterima Allah Ta’ala. Aamiin.

Nikmatnya Berqurban, Nikmatnya Berbagi

Masih di hari tasyrik, jadi sepertinya masih belum terlambat untuk sedikit mengulas tantang qurban. Di sini ina nggak akan membahas yang berat-berat, hanya ingin berbagi pengalaman. Tentang berqurban, tentang berbagi.

Tahun ini ina sekeluarga alhamdulillah masih diberi rezeki untuk bisa berqurban. Mulai dari beberapa tahun yang lalu, Ummi dan saudara-saudaranya berencana qurban di kampung. Satu sapi, pas dengan jumlah keluarga yang ada. Awalnya berencana setiap tahun qurban di sana, tapi karena Abi selalu jadi panitia qurban di Bekasi, dan juga pertimbangan lainnya, akhirnya diputuskan berqurban di kampung setiap dua tahun sekali.

Nah, tahun ini giliran qurban di kampung. H-1 ina sekeluarga berangkat ke kampung. Alhamdulillah udah dapet satu sapi yang lumayan montok, hehe. Di hari H, dipotonglah si sapi. Ina nggak tega lihatnya, jadi nunggu tersaji di meja makan aja.

Pas proses pemotongan, banyak saudara yang datang. Bawa anak-anaknya, menantunya, sepupunya, cucu-cucunya, rame lah pokoknya. Tetangga juga banyak yang datang untuk membantu proses pembagian daging. Rumah Nini jadi semarak oleh orang-orang yang kebanyakan nggak ina kenal.

Ina jadi berpikir, di kampung, qurban satu sapi aja bisa membuat banyak orang senang. Terlihat dari wajah ceria mereka saat pembagian daging, walaupun jatah daging yang dibagi hanya sedikit karena begitu banyak warga yang akan dibagi. Bahkan banyak yang meminta qurban seperti ini dilakukan setiap tahun.

Bagi kita, mungkin makan daging sehari-hari sudah biasa. Tapi bagi mereka, mungkin kesempatan makan daging hanya setahun sekali. Mudah-mudahan Allah memberi kecukupan rizki dan kecukupan umur supaya dua tahun yang akan datang bisa berqurban di kampung lagi. Dan juga, semoga makin banyak orang yang tidak lupa dengan kampung halamannya saat berqurban. Aamiin..