Diam Diam Menghanyutkan

Umar (2 tahun 5 bulan) belum lancar bicara. Saat anak lain yang seusianya sudah ceriwis bicara ini itu, sibuk merangkai kalimat sederhana, Umar baru bisa merangkai 2 kata sederhana. Kosakatanya banyak, namun pelafalannya masih kurang jelas. Kadang saat dia bicara hanya saya dan abinya yang mengerti. Dengan sabar saya jelaskan maksud perkataan Umar pada lawan bicaranya (tetangga, teman, ataupun keluarga yang lain) yang tampak bingung dengan ucapan Umar.

Sedih? Tidak. Saya hanya merasa khawatir. Pernah diperiksa ke DSA, tapi katanya masih dalam batas wajar. Saya pun disuruh menunggu hingga Umar berusis 2,5 tahun. Sambil menunggu saya latih Umar bicara. Sulit memang, apalagi Umar tipe anak yang tidak bisa ‘dikejar’. Jadi kalau umminya sudah mengulang 1 kata beberapa kali, berharap Umar ikut mengulang dengan benar, dia malah memilih diam. Harus banyak sabar. 😌

Ya sudah, saya coba cari kelebihan Umar yang lain. Dia cepat kalau diajarkan menghapal. Cuma ya itu, pelafalan yang belum jelas tetap jadi kendala. Biarlah, toh saya sedikit banyak mengerti apa yang dia ucapkan. Saya ajarkan angka, huruf, bentuk, warna. Alhamdulillah hanya butuh waktu beberapa hari Umar sudah bisa ingat banyak hal. Tapi ketika kata-kata itu dirangkai, misal belajar berhitung runut 1, 2, 3, dst, Umar memilih diam. Sabar, saya ulang-ulang saja terus walaupun Umar tidak mengikuti.

Ternyata diam itu tidak sepenuhnya diam. Walaupun diam, Umar menangkap apa yang saya ajarkan. Secara tidak sengaja saya mendengar Umar berhitung. Waktu itu dia sedang pegang remot AC yang ada angkanya. Trus dia mulai berhitung: satu, dua, tiga, empat, lima. Saat sedang bermain pun Umar sering berhitung. Walaupun berhitung dengan pelafalan yang kurang jelas dan kadang urutannya terbalik-balik, tapi cukup membuat hati saya berbunga-bunga bahagia. 😍

Ya, setiap anak memang unik. Yang kelihatannya diam pun ternyata mencerna apa yang diajarkan dengan baik. Cuma butuh ekstra sabar. Itu yang saya sering kekurangan. Semoga ummi bisa selalu mendidikmu dengan sabar ya, Nak. 😘